Sumber: Hackster.io

Weather station biasanya terdiri dari banyak sensor yang digunakan untuk memonitoring cuaca seperti suhu, curah hujan, arah dan kecepatan angin, kelembaban dan sensor lainnya, sebelum adanya automatic weather station IoT, pengumpulan data pemantauan cuaca dan iklim di lakukan secara manual oleh petugas yang mencatat data perekaman.

Pengumpulan data pemantauan cuaca secara manual terasa kurang efisien karena memerlukan banyak waktu dan tenaga untuk dalam pengambilan datanya. Hal ini disebabkan karena hardware, teknologi maupun fungsinya belum secanggih automatic weather station berbasis IoT. Kemudahan dalam mengakses data monitoring cuaca menjadikan Automatic Weather Station IoT solusi terkini dalam memantau cuaca secara cepat dan efisien.

Dengan menggunakan Automatic Weather Station IoT kita dapat menghemat banyak waktu karena stasiun cuaca ini akan mengirimkan data real time dari pemantauan cuaca di lapangan ke komputer maupun smartphone yang sudah tersambung dengan aws IoT. hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi koneksi GSM, WIFI, dan LoRaWAN.

Selain itu. Kelebihan lainnya dari automatic weather station berbasis IoT adalah dari perakitan atau pemasangan pada hardwarenya. Hardware atau sensor yang terintegrasi dengan aws IoT memiliki bentuk dan ukuran yang lebih kecil namun tidak mengurangi keakuratan dalam membaca cuaca dan iklim dan lebih canggih. Tidak hanya itu saja, dengan ukuranya yang kecil ini dapat menghemat material dan tempat yang membuat pengeluaran biaya menjadi lebih sedikit.