Teknologi loT saat ini semakin berkembang dan diandalkan karena kecanggihannya yang dapat membantu pekerjaan manusia. Manfaat IoT pun dapat dirasakan di berbagai sektor, seperti sektor industri, kesehatan, pertanian, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Akan tetapi, perkembangan loT tentunya memiliki tantangan yang cukup besar dalam berbagai bidang berikut:

  1. Faktor Keamanan

Sisi keamanan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan IoT. Hal tersebut dikarenakan jaringan dan posisi loT di sektor strategis dan data krusial yang disimpan memungkinkan serangan dari hacker untuk meretas dan mengakses data pengguna. Kebocoran data dan peretasan berikut tentunya dapat sangat merugikan individu maupun perusahaan.

Seperti contoh, beberapa aplikasi loT memiliki akses pada informasi user, seperti detak jantung, kapan seseorang tertidur, bangun, dan lain sebagainya. Hal berikut memungkinkan perencanaan pencurian dan lain sebagainya, apabila data tersebut bocor dan disalahgunakan oleh orang yang tidam bertanggung jawab.

Kabar baiknya, para produsen antivirus global mulai serius menggarap keamanan IoT. Sehingga, untuk kedepannya dunia industri maupun sektor lainnya dapat lebih percaya diri untuk menggunakan IoT tanpa perlu khawatir akan faktor keamanan.

  1. Media penyimpanan data

loT merupakan suatu big data yang dalam pengembangannya memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar. Data-data yang tersimpan tersebut berasal dari perangkat yang saling terhubung dalam bentuk streaming di perangkat loT. Selain itu, data yang dihasilkan juga memicu konsumsi energi yang besar, sehingga menyebabkan meningkatnya konsumsi energi yang diperlukan. Energi sendiri merupakan beban biaya terbesar yang diperlukan untuk menjalankan sistem.

  1. Interoperabilitas

Interoperabilitas merupakan kapabilitas dari sebuah sistem, hal ini menjadi tantangan dikarenakan ketersediaan perangkat hemat daya yang mampu melakukan pertukaran data secara rutin dalam jaringan yang stabil.

Sumber : rumahinspirasi.com
  1. Belum adanya standar baku

loT baik di Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun di level internasional, seperti ISO (International Organization for Standardization) belum memiliki standar baku sebagai acuan. Hal tersebut membuat praktisi, pakar, pengusaha, pemerintah, dan banyak orang lainnya mengalami kesulitan dalam pengimplementasian loT.

Acuan pengimplentasian loT tentunya diperlukan berbagai pihak untuk dipahami penerapannya oleh pengguna. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan loT memenuhi aspek keamanan, fungsionalitas, serta aspek lainnya.

Singkatnya, semua orang masih bingung untuk mengadopsi loT secara baik dan benar, karena ukuran baik dan benar loT juga belum ditetapkan.

  1. Pengembangan IoT

Masalah terbesar adalah bahwa banyak perusahaan melakukan inovasi yang cepat dalam riset dan pengembangan IOT tanpa memahami tantangan yang akan di hadapi. Banyak perangkat yang mengaku memiliki fitur

“Internet of Things” seolah tidak menyederhanakan konsep “terkoneksi”, namun membuat aktifitas menjadi lebih rumit.

Dunia teknologi nasional juga masih terbatas pada implementasi perangkat lunak (software), sedangkan integrasinya dengan perangkat elektronik seperti robotik dan loT masih agak terbelakang.

Hal ini membuat para pelaku industri kesulitan untuk melakukan implementasi. Mulai dari perencanaan, instalasi, hingga perawatan, semuanya memerlukan tenaga ahli. Kelangkaan sumber daya manusia di bidang loT adalah tantangan lain yang harus segera diatasi dengan program pelatihan intensif.

Untungnya, banyak software house nasional, termasuk Synapsis.id, yang mulai menjajaki pasar loT. Dengan layanan dan konsultasi yang ditawarkan, dunia industri nasional bisa mulai mengenal dan mencicipi manfaat dari IoT.

  1. Interoperabilitas

Interoperabilitas merupakan kapabilitas dari sebuah sistem, hal ini menjadi tantangan dikarenakan ketersediaan perangkat hemat daya yang mampu melakukan pertukaran data secara rutin dalam jaringan yang stabil.

7. Koneksi Wireless

loT merupakan big data pemilihan koneksi wireless menjadi hal yang sulit dikarenakan terdapat beberapa factor yang harus diperhatikan, seperti : biaya fungsional, biaya server, umur hidup baterai, bandwidth dll.